Sejarah

Penguasaan Sains dan Teknologi merupakan suatu keharusan karena dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta martabat bangsa. Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi  Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang diselenggarakan berdasarkan kenyataan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dasar yang kian marak. Banyak hal-hal baru berkaitan dengan ilmu dan teknologi. Keseluruhan itu menuntut penyelenggara pendidikan untuk tanggap terhadap perkembangan tersebut. Pelaksanaan kajian keilmuan diharapkan akan sejalan dengan teknologi yang ada pada umumnya sehingga upaya-upaya yang dilaksanakan berdayaguna dan berhasil guna. Ilmu kimia merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang perkembangannya cukup pesat dan perannya sebagai faktor pendukung utama bagi perkembangan teknologi cukup besar. Oleh karena itu ilmu Kimia merupakan faktor pendukung utama bagi perkembangan industri dewasa ini. Ilmu kimia memiliki potensi yang besar dalam menunjang tercapainya tujuan pembangunan nasional yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.

Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi  UIN Maliki Malang diselenggarakan berdasarkan kenyataan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dasar yang kian marak. Penyelenggaraan Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang berdasarkan Rekomendasi Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional No. 3445/D/T/2002 tanggal 20 Nopember 2002. Pada tanggal 24 April 2003 terbit Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam ( Dirjen Bagais) tentang penyelenggaraan jurusan Kimia jenjang S1 berdasarkan SK Dirjen Bagais No DJ.II/59/2003. Ketika STAIN Malang disetujui berubah menjadi UIN Malang berdasarkan Keputusan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama Republik Indonesia berdasarkan SK No 1/0/SKB/2004 pada 23 Januari 2004, maka perubahan status institusi ini juga diikuti dengan persetujuan Diknas tentang penyelenggaraan jurusan kimia jenjang S1 di UIN Malang berdasarkan SK Mendiknas No 05/MPH/HK/1004. Persetujuan perubahan STAIN Malang menjadi UIN Malang dipertegas dengan Kepres No 50 tanggal 21 Juni 2004. Dalam perkembangannya Jurusan Kimia UIN Maliki Malang terus berbenah dalam pengembangan institusi sehingga menjadi Jurusan Kimia yang unggul. Pada tahun 2007 Jurusan Kimia UIN Maulana Malik Ibrahim telah terakreditasi dan mendapat sertifikat ISO 9001/2000 sejak Desember 2008 sebagai salah satu parameter perkembangan dari Jurusan Kimia UIN Maliki Malang.

Kimia Fakultas Sains dan Teknologi  UIN Malang difokuskan pada ilmu pengetahuan kimia yang digali dari Al-Qur`an dan Al-Hadits dan kajian ilmu yang lebih aplikatif dan marketable. Kompetensi jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang didasarkan pada pemikiran agar lulusannya memiliki ciri khusus yaitu mampu menguasai ilmu kimia yang mendukung teknologi dan kebutuhan masyarakat, mempunyai kedalaman iman dan taqwa serta dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya umat Islam. Pengembangan yang dilakukan difokuskan ke arah bidang kimia analisis, kimia bahan pangan dan bahan alam, kimia kelautan, biokimia, kimia lingkungan, kimia  industri, dan bidang–bidang kimia lain yang lebih aplikatif terhadap perkembangan kebutuhan  masyarakat pada saat ini.

Pada saat ini para sarjana kimia menempati lapangan kerja yang cukup luas dan beraneka ragam di Indonesia, baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta. Pengetahuan yang luas tentang ilmu kimia dan ketrampilan laboratorium yang memadai merupakan keahlian utama para sarjana kimia. Saat ini diperlukan ahli kimia yang tanggap terhadap perkembangan perindustrian yang berwawasan lingkungan. Ilmu kimia terus berkembang untuk mendukung terciptanya perkembangan teknologi yang ramah lingkungan. Para sarjana kimia kelak diharapkan tidak hanya cakap dalam bidang keilmuan kimia namun juga dapat memecahkan persoalan di masyarakat seperti penemuan di bidang kimia yang mendukung perkembangan teknologi, industrialisasi, analisis dan pengendalian kualitas lingkungan hidup.

Disamping itu kimia juga berperan pada bidang kajian keilmuan Islam yang berupa struktur dan penalarannya sehingga merintis kemungkinan penerapan baru dibidang ilmu yang lain. Merupakan syarat perlu bagi umat muslim untuk menimba ilmu kimia  sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam percaturan sains dan teknologi modern. Profesi pengajar kimia serta profesi di bidang rekayasa, analisis, teknik kimia senantiasa membutuhkan tenaga Sarjana Kimia. Keperluan meningkat dengan pesat seiring pembangunan bidang pendidikan diberbagai tingkat di tanah air.