MIU Login

Mahasiswa Mineralogi Gelar Field Trip ke Tebing Breksi dan Goa Selarong Bantul

Mahasiswa mata kuliah Mineralogi mengadakan kegiatan field trip edukatif ke dua lokasi bersejarah dan geologis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi dan menganalisis batuan serta mineral di habitat aslinya.

Eksplorasi Tebing Breksi

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Tebing Breksi, sebuah tebing buatan hasil penambangan batu yang kini menjadi salah satu objek wisata. Di lokasi ini, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap struktur batuan vulkanik yang tersusun dari material breksi. Batuan breksi disini terbentuk dari endapan material vulkanik berukuran besar yang terikat oleh material berukuran lebih halus. Mahasiswa melakukan identifikasi karakteristik fisik batuan, mengamati tekstur, struktur, serta komposisi mineral penyusunnya.

Penelusuran Goa Selarong

Kegiatan dilanjutkan ke Goa Selarong, situs bersejarah yang memiliki nilai geologis tinggi. Goa yang terbentuk secara alami ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari proses pembentukan goa karst dan mineral-mineral yang terdapat di dalamnya.Di dalam goa, mahasiswa mengamati berbagai batuan seperti stalaktit dan stalagmit yang terbentuk dari proses pelarutan dan pengendapan mineral karbonat dalam waktu ribuan tahun. Selain itu, mahasiswa juga menganalisis jenis batuan gamping yang mendominasi kawasan karst Bantul.

Kegiatan field trip ini membantu mahasiswa untuk mengamati secara langsung sampel batuan untuk dianalisis lebih lanjut agar mahasiswa dapat menentukan jenis dari batuan ditinjau dari sifat fisiknya. Pada perjalanan in dibagi menjadi 2 kelompok yang ditugaskan untuk mendokumentasikan temuan mereka dan membuat deskripsi lengkap tentang karakteristik, kondisi makroskopik dan pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar.

“Menurut aku, kuliah lapangan Mineralogi ke Tebing Breksi dan Goa Selarong seru dan bermanfaat banget. Dengan datang langsung ke lokasi, aku dan teman teman jadi bisa melihat jenis batuan, struktur geologi, dan proses pembentukannya secara nyata, bukan cuma dari gambar atau penjelasan di kelas. Kegiatan ini bikin materi mineralogi jadi lebih mudah dipahami dan nggak terasa membosankan. Selain itu, kuliah lapangan juga melatih aku buat lebih teliti saat mengamati kondisi lapangan dan menghubungkan teori yang dipelajari dengan kondisi sebenarnya.”Kabupaten Bantul memang dikenal memiliki kekayaan geologi yang beragam, mulai dari batuan vulkanik hingga formasi karst. Kedua lokasi yang dikunjungi menjadi representasi sempurna dari keragaman geologi DIY yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran langsung bagi mahasiswa geologi dan ilmu kebumian.

Kegiatan field trip ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang mineralogi dan geologi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konservasi situs-situs geologi sebagai warisan alam yang harus dijaga kelestariannya.

Penulis: Amalia Khusnatur Rohmana

Editor: Lulu’atul Hamidatu Ulya M.Sc

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

Berita Terkait