MIU Login

Kimia Bahan Alam & Kimia Kelautan Go To Bangsring Beach, Banyuwangi

Pada tanggal 01 November 2025 mata kuliah Kimia Bahan Alam dan Kimia Kelautan mengadakan perjalanan ke Pantai Bangsring guna mengambil beberapa sampel untuk digunakan sebagai laporan. Perjalanan ini memiliki nama Field Trip Kimia 2025 yang mengusung tema “Eksplorasi Fenomena Flora & Fauna di Perairan Guna Mengembangkan Keterampilan Mahasiswa Kimia melalui Kuliah Lapangan”, merepresentasikan pendekatan experiential learning dalam pendidikan kimia tingkat lanjut. Kegiatan ini bertujuan membangun kompetensi riset mahasiswa melalui eksplorasi langsung terhadap objek natural product chemistry dan marine chemistry.

Selama dua hari penuh, para peserta diajak untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan pengamatan terhadap berbagai fenomena alam di kawasan pesisir. Mereka mencari dan mengidentifikasi bahan-bahan alami seperti tanaman tapak kuda, rumput laut, terumbu karang, dan air laut. Semua sampel tersebut nantinya akan dijadikan bahan kajian ilmiah dalam laporan pasca-kegiatan.

Salah satu sampel yang diambil adalah Ipomoea pes-caprae (tapak kuda) sampel ini dipilih sebagai salah satu objek studi karna memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Menurut literatur tanaman ini mengandung alkaloid, flavonoid, dan terpenoid yang memiliki aktivitas farmakologis.

Tak hanya berisi aktivitas penelitian, Field Trip Kimia 2025 juga dikemas dengan beragam kegiatan seru yang memperkuat kebersamaan antar mahasiswa. Mulai dari fun games, diskusi ilmiah ringan, hingga malam api unggun yang hangat di tepi pantai. Di sela-sela kegiatan, para peserta juga mendapatkan inspiring talk dari Pak Na’im selaku dosen yang bertanggung jawab yang membahas pentingnya memahami kimia dalam konteks lingkungan hidup, terutama pada ekosistem perairan.

Salah satu mahasiswi mengatakan bahwa “perjalanan ke Banyuwangi alhamdulillah menyenangkan sekali, sangat seru. makanan kami selama disana terjaga, makannya 3x sehari tepat waktu. Ini pengalaman pertama saya ke pantai dan camping sehingga panas, mungkin sudah terbiasa dengan suasana dingin di Malang. Kemarin saya sempat bermain snorkeling untuk yang pertama kali bersama teman-teman sehingga rasanya sangat asik, kami juga sempat mengunjungi Pantai Bohai. Karena kami mengambil mata kuliah Kimia Bahan Alam, disini kami banyak bermain dan diberi wejangan dari Pak Na’im. Untuk mahasiswa lain yang mengambil mata kuliah Kimia Kelautan sempat terlihat sibuk untuk mencari dan mengambil sampel dari pantai. Untuk kedepannya bisa dibreafing lagi untuk perlengkapan yang dibutuhkan karena kemarin ada sedikit kesalahpahaman untuk barang yang dibawa selama field trip untuk yang lainnya sangat menyenangkan” ujar Nadilla selaku mahasiswa Kimia Bahan Alam yang mengikuti Field Trip 2025.

“kesannya seru dan menyenangkan karena belum pernah perjalanan ke jawa bagian timur. pantainya juga asik karna pantainya bisa dieksplor karena ombaknya tenang sehingga kami bisa snorkeling hingga ke dalam sehingga memudahkan kami mencari sampel” Ujar Zidan selaku mahasiswa Kimia Kelautan yang mengikuti Field Trip 2025.

Kuliah lapangan ini mengimplementasikan pedagogik constructivist di mana mahasiswa actively construct knowledge melalui direct experience. Transfer kompetensi dari classroom ke field setting, pengembangan critical thinking dalam problem-solving di kondisi riil, dan collaborative learning melalui teamwork merupakan learning outcomes yang diharapkan dari program ini.

Penulis: Amalia Khusnatur Rohmana

Editor: Lulu’atul Hamidatu Ulya M.Sc

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait